account_circle admin
calendar_month 24 September 2026

Pemukulan Tongtong Tandai Penutupan MTQ XXXII Pamekasan

Pamekasan – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten Pamekasan Tahun 2026 ditutup di Alun-Alun Arek Lancor, Kamis (24/9/2026) malam. Penutupan ditandai dengan pemukulan tongtong oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat.

MTQ yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pamekasan tersebut berlangsung selama tiga hari, sejak Selasa (22/9/2026). Kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pamekasan mengikuti berbagai cabang yang dilombakan dalam ajang tersebut.

Rangkaian penutupan juga diisi dengan pengumuman para juara dari setiap cabang. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, Mawardi, turut menyerahkan piala kepada para juara.

Mawardi hadir bersama para kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Pamekasan. Penutupan turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, pengasuh pondok pesantren, ofisial kecamatan, dan para peserta.

Di sela rangkaian penutupan, Mawardi menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tidak boleh berhenti pada perlombaan. Menurutnya, pembinaan Al-Qur'an perlu terus dilakukan di berbagai lingkungan pendidikan dan keluarga.

“MTQ memang sudah ditutup, tetapi pembinaan Al-Qur'an harus terus berjalan, baik di madrasah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur'an, maupun di lingkungan keluarga,” kata Mawardi.

Ia juga menyampaikan selamat kepada para juara dan meminta seluruh peserta terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi pada tingkat berikutnya.

“Selamat kepada para juara. Teruslah berlatih agar siap mewakili Pamekasan di tingkat yang lebih tinggi. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Tidak ada yang sia-sia dalam belajar Al-Qur'an,” pesannya.

Pelaksanaan MTQ XXXII diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan Al-Qur'an di tengah masyarakat. Semangat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur'an diharapkan terus tumbuh melalui madrasah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur'an, dan keluarga.


Komentar