DRS. MULYONO, MA
(Pegiat Literasi)
Perhelatan sepak bola Piala Dunia menyedot perhatian publik. Kesebelasan dari berbagai negara bertarung untuk meraih puncak jadi juara (the winner) Piala Dunia (Pildun) tak hanya sekadar pertandingan sepak bola biasa, tetapi Pildun sebuah adu strategi, gengsi, dan prestasi. Mulai dari babak penyisihan, menyisakan negara Perancis, Inggris, Argentina, dan Spanyol yang melaju ke semifinal. Dari pengamat sepak bola, Argentina sebagai kandidat yang digadang-gadang menjuarai Pildun.
Sosok Lionel Messi merupakan ikon yang membawa Argentina masuk ke semifinal. Lionel Messi dijuluki "La Pulga", artinya "si kutu", karena Messi lincah dan gesit memainkan bola di lapangan, sebagai mesin produktif gol dan playmaker kreatif.
Messi menorehkan sejarah pemain pertama yang mencetak gol berturut-turut dalam 7 pertandingan beruntun di ajang Pildun, membobol gawang Aljazair, Yordania, Austria, Mesir, dan Swiss. Sebagai pemain di ajang Pildun, Messi memberikan 10 assist dan membuat hat-trick membobol gawang secara mengejutkan.
Karier Messi walau memasuki usia 39 tahun tetap cemerlang bersama klub Barcelona, Saint Germain, dan Inter Miami. Saat banyak pemain yang mengalami penurunan performa, Messi tetap menjadi sosok penting bagi tim yang dibelanya dan masih bersaing di level tertinggi pentas Pildun.
Tidak banyak pesepak bola yang masih aktif dan bersaing di level tertinggi, sebab di usia tersebut pesepak bola profesional sudah pensiun sebagai pemain.
Kehebatan Lionel Messi bukan hanya kemampuan menggiring bola, visi bermain, mengakselerasi arah bola, dan tendangan bebasnya. Di balik itu, Messi dengan disiplin latihan, kerja keras, pola hidup sehat, konsumsi menu yang teratur dan terukur.
Usia produktif Messi mencapai 24 tahun dengan prestasi 82 gol untuk Klub Barcelona dan Argentina. Di usia 25 tahun dengan 69 gol dan dengan ketajamannya di usia matang 39 tahun, Messi menorehkan 50 gol untuk Klub Inter Miami dan Argentina. Memperoleh penghargaan Ballon d'Or dan 6 Sepatu Emas Eropa. Di timnas memenangkan 2 Copa America dan 1 Piala Dunia FIFA. Dalam sejarah, Messi termasuk pemain sepak bola terbanyak dengan meraih 45 trofi.
La Pulga Sang Arsitek Lionel Messi sekalipun usia 39 masih mampu berlaga di Pildun. Usia hanya angka, tidak mengenal pensiun, walaupun usia tua tetap produktif, aktif, dan dinamis. Spirit selalu menyala, performa tetap menggelora, tak kenal lelah, bergerak lincah & gesit.
La Pulga menginspirasi bahwa usia boleh tua, tetapi performa selalu muda, berlaga dalam kehidupan selalu "gercep", tidak lambat dan lemot!!!